Cara Diet Alami
Mar
Sekilas tips bagi ibu-ibu yang ingin mengecilkan badannya yang gemuk, saya tulis secuil cerita dari kisah nyata Bu Nata ya…
“Buntelan” begitu orang biasa memanggil saya. Bagaimana teman-teman dan keluarga tidak mendaratkan panggilan itu kepada saya, bila berat badan 83 kg hanya ditopang tinggi 168 cm. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata apa yang saya rasakan. Malu, marah dan tidak percaya diri semuanya bercampur menjadi satu, akibatnya emosi saya sering tidak stabil. Disamping itu, ajakan suami ke pesta selalu saya tolak dengan berbagai alasan. Soalnya saya sangat tidak percaya diri memakai gaun malam, padahal saya termasuk orang yang suka memperhatikan penampilan.
Sehari-hari saya adalah ibu rumah tangga dengan 4 anak. Selain sibuk mengurusi anak, karena suami adalah seorang dokter saya pun ikut membantu menjadi asisten. Diam-diam saya suka mengambil obat pelangsing dari lemarinya. Bukan hanya itu saja, demi tubuh idaman saya rajin mendatangi slimming center, minum jamu-jamuan, akupunktur dan sebagainya. Intinya, semua cara diet saya coba tanpa peduli dampak negatifnya. Sebut saja gejala seperti jantung berdebar, buang-buang air yang menjijikkan samapi dirawat 3 hari di rumah sakit karena tekanan darah rendah, semuanya sudah saya alami, Meski berusaha mati-matian melangsingkan tubuh, hasilnya tetap nihil.
Mulanya saya kurang yakin tapi mama dan konsultannya tanpa henti menelpon setiap hari. Dengan terpaksa akhirnya saya mencoba program Herbalife. Baru 2 minggu saya mencoba, berat badan saya turun 2 kg! Wah hasilnya benar-benar luar biasa.
Dalam 7 bulan total berat badan saya turun 27 kg. Bertumpuk-tumpuk pakaian yang tersimpan selama bertahun-tahun, saya keluarkan dan pakai lagi. Dari ukuran baju dan celana XXL sekarang menjadi M. Saya kembali menjadi Natalia yang dulu. Slim, fit, muda, segar dan energik. Dan yang paling penting percaya diri saya kembali lagi.
Pertama-tama kenali tubuh sendiri.
Berhentilah membandingkan dengan tubuh teman-teman Anda. Saat Anda mengenal cara kerja tubuh sendiri, maka akan lebih mudah untuk memenuhi apa yang dibutuhkannya.
Makan secara teratur dengan porsi yang cukup
Seperti kata pepatah ,” Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang.
Lebih banyak konsumsi buah dan sayur
Orang langsing rata-rata makan lebih dari satu sajian buah dan makan lebih banyak serat dan kurang lemak dibanding orang gemuk. Itu hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of the American Dietetic Association tahun 2006.
Jangan lupakan Sarapan pagi
Mulailah hari dengan menu dan porsi sarapan yang cukup. Ini akan membantu mengurangi asupan kalori di sepanjang sisa hari.
Perbanyak Minum air putih.
Cukupi kebutuhan air putih anda minimal 2 liter perhari
Berolahragalah.
Jadikan itu sebagai kegiatan yang tidak bisa dikompromikan lagi.Ber-aerobik dengan musik kesukaan bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan. Ajak keluarga untuk ikut bergerak. Awalnya mungkin agak aneh mendengarnya. Tapi begitu Anda mulai, bisa-bisa Anda lupa berhenti.
Bebas Gula
Cobalah 2 minggu tanpa gula. Rasanya luar biasa mengetahui napsu makan Anda yang biasanya tak bisa dipendam berangsur-angsur menghilang.
Jangan melakukan tindakan ekstrim.
Tindakan ekstrim maksudnya seperti sama sekali tak makan demi kurus dalam waktu cepat. Yang terbaik adalah makan dalam porsi sedikit, yang mancakup tiga nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan dua camilan tiap hari untuk metabolisme yang lebih efisien.
Gosok gigi segera
Setelah makan malam segera gososk gigi untuk mengingatkan diri Anda bahwa waktu makan sudah habis.
Jangan sekali kali kompensasikan perasaan ke makanan.
Kebiasaan yang sangat tidak baik bila kita makan berlebih disaat-saat perasaan kita sedang buruk ataupun terlalu gembira.Pada umumnya orang yg terlalu terbawa emosi sesaat agak susah mengontrol pola makannya.

Tunjukkan Antusiasmu !